Kamis, 09 Agustus 2007

Pedoman

Di page ini, kamu bisa menyalurkan suatu hasil karya yang berupa tulisan yang bersifat bebas dengan menggunakan bahasa yang sopan dan dapat dimengerti. Untuk bisa diPosting di page ini, kirimkan tulisan kamu ke aldhy_007@yahoo.com.sg



salam saya, inohoko






PENIPUAN MENUJU KEKUASAAN
(Seruan untuk rakyat Maluku dan Calon Kepala Daerah menuju PILKADA Tingkat I Maluku)
Oleh : Roe Salampessy

Sebentar lagi Maluku akan Memasuki gerbang Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah Tingkat I (PILKADA I), sebuah babak baru menuju Maluku yang bebas dari konflik horisontal yang terjadi beberapa waktu lalu. Mengingat Pesta Demokrasi ini adalah yang pertama di maluku semenjak sistem pemilihan beralih ke suara rakyat secara langsung dan bukan melalui wakil rakyat, maka penyambutan Pesta ini (PILKADA) sudah disiapkan jauh-jauh hari. Suhu Politikpun memanas dalam sekejap yang berakibat rawannya konflik kepentingan. Maluku jadi perhatian publik seketika, harap-harap cemas menanti Pesta Terakbar di kawasan tersebut. opini dan analisa jadi santapan hari-hari rakyat Maluku, dari pakar politik, pemerhati sosial, kaum muda intelektual, hingga kalangan akar rumput (Rakyat kecil). Harapan tinggipun diusung beberapa kandidat untuk membawa maluku kearah yang lebih baik, harmonis, sejahtera, aman dan damai. Lobi-lobi politik pun dilakukan demi mulusnya jalan kearah kekuasaan, hingga pemilihan tim sukses yang akan menjalankan agenda besar yang bernama kampanye. Strategi di atur dan danapun disiapakan, dimualailah gerakan bawah tanah sebelum masa kampanye hingga pembentukan opini publik. Kata pepatah "Siapa yang Cepat dia yang dapat" agaknya sering dipraktekan oleh pelaku-pelaku politik dinegeri ini tanpa malu dan canggung. Masih segar dalam ingatan kita, Maluku dalam setiap Pemilihan Kepala Daerah Tingkat II (Kab-MalTeng, Kab-Buru, Kab-SBT, dll) beberapa waktu lalu, meninggalkan jejak rekam yang telah menyulut konflik horisontal antar pendukung, sehingga menimbulkan konflik terbuka yang memakan korban. Padahal semua calon dimata saya pribadi adalah politikus-politikus bermental penjahat yang kekanak-kanakan, Alasannya; sikap yang tidak Ksatria dan Legowo menerima kekalahan, dilain sisi calon yang menang dengan arogansinya tetap mempertahankan kemenangannya dengan pengerahan masa.

Belajar dari setiap kasus PILKADA didaerah lain, tampaknya sulit sekali menemukan seorang calon Kepala Daerah yang benar-benar bersih menjalankan Pesta Demokrasi ini. Penipuan, Janji Palsu, penampilan yang pura-pura Kharismatik, hingga perbuatan yang sok berjiwa sosial adalah bagian kecil dari trik-trik yang dipakai untuk merebut simpati Rakyat. Dan terbukti cara-cara seperti itu sering manjur dan mumpuni ketimbang melalui pendekatan yang bersih. usul saya kepada pasangan Calon Kepala Daerah Maluku yang akan bertarung dalam pemilihan nanti, ada baiknya gunakan saja cara-cara kotor untuk mengelabui rakyat, bohongi mereka dengan janji-janji palsu, pura-puralah berjiwa sosial dengan menyantuni wilayah-wilayah yang dianggap basis suara, saya yakin kemenangan tinggal didepan mata. Terbukti dana yang besar tak mampu memenangkan sebagian Calon Kepala Daerah yang tetap menggunakan cara-cara bersih. Rakyat kita adalah rakyat yang gampang dibodohi, pembelajaran Politik hanyalah bersifat teoritis dan wacana kosong. Untuk itu Halalkanlah segala cara guna meraih Kursi kekuasaan, pembunuhan karakter calon lawan melalui opini publik harus terus dilakukan sehingga rakyat tahu siapa yang pantas dan tidak pantas memimpin Maluku kedepan.

Kepada Rakyat Maluku yang menjadi objek dan sasaran Pesta Demokrasi ini, Tidak perlulah berharap terlalu tinggi memiliki seorang Pemimpin yang amanah terhadap suara rakyat, karena sama saja mencari jarum disetumpukan jerami. Semua Calon yang akan mengikuti PILKADA ini hanyalah penipu-penipu yang punya kepentingan. Saran saya untuk rakyat Maluku gunakanlah hak suara anda dengan bijak, apabila ada calon yang mau menggunakan
"money Politik" dalam kampanye dengan menyogok atau membayar suara, maka terimalah dana tersebut dengan bersyukur, pura-puralah bersikap manis, karena dana seperti itu hanya diterima lima tahun sekali. Setelah terpilih nanti jangan pernah berharap sang Calon akan bersikap sosial seperti itu lagi, yang ada hanyalah kepentingan Indivudu, kelompok dan Kroni-kroninya. Rakyat tidak perlu berlaku anarkis dengan cara pelampiasan emosional yang berlebihan akibat calon yang didukungnya kalah dalam pemilihan nanti, karena sasungguhnya anda (rakyat) telah menjadi objek kepentingan dari iklim Demokrasi yang terkenal ganas dalam label PILKADA.

Ajakan ini sengaja saya sampaikan, karena telah muak dengan perilaku Politikus di Indonesia pada umumnya dan Maluku pada Khususnya yang tidak sadar-sadarnya membohongi rakyat dengan janji Palsu, menipu mereka dengan orasi-orasi omong kosong dan membantu mereka dengan ketidak-ikhlasan melalui penyaluran-penyaluran
SEMBAKO dan lain-lain.
Kita tentunya berharap PILKADA Maluku jauh dari kecurangan, sehingga Calon yang terpilih nanti mampu Menakhodai kapal besar yang bernama
MALUKU ini hingga sampai pada tujuannya lima tahun kedepan. semoga..... (ROE)







Jangan pernah lupa dari mana kita berasal
oleh : Ressy Salampessy
(Didedikasikan kepada teman-teman, sahabat-sahabat, suadara-saudaraku dari pelauw)


Di era modern sikap dan perilaku masyarakat lebih dinamis, dimana banyak budaya-budaya baru yang lahir akibat proses asimilasi maupun akulturasi budaya. Chairil anwar : (berjuang untuk perubahan) mengatakan "jangan mau jadi pengecut, hidup sekali harus berarti, ada yang berubah, ada yang bertahan karena zaman tak bisa dilawan, yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan. Kepercayaan yang dimaksud chairil adalah kepercayaan terhadap diri sendiri sehingga kita tidak menjadi orang lain.

Kita bisa mengambil hikmah dari cerita dalam kisah last samurai, dimana modernisasi yang terjadi di jepang membuat semua orang harus meninggalkan kebudayaan jepang dan memasuki gerbang baru jepang modern. Dimana terdapat Undang-undang yang melarang potongan rambut, pakaian maupun senjata seperti seorang samurai. Namun jendral Katsumoto tetap memperjuangkan semangat samurai hingga akhirnya harus mati terhormat dengan harakiri. diakhir cerita jepang waktu itu membuat suatu revolusi yang intinya jangan pernah lupa dari mana kita berasal. Dengan penghormatan terhadap budaya, jepang menjelma menjadi negara maju di kwasan asia bahkan diakui dunia. jepang kini bisa menjelma menjadi negara modern yang tidak lupa diri.

Pertanyaannya, bagaimana dengan kita???orang indonesia apabila pergi ke Amerika disaat kembali nada bicaranya semakin berat bagaikan bule nyasar sedangkan sebaliknya orang amerika yang ke Indonesia disaat kembali dia akan menceritakan keunikan indonesia tanpa harus berlagak kayak orang indonesia. lebih jauh dari pada itu bagaimana dengan kita saat merantau keluar dari kampung halaman tercinta???apakah melupakan dari mana kita berasal atau menjadi diri kita sendiri???

semoga dengan cerita diatas pembaca bisa merenung tentang siapa dirimu dan apa yang harus dilakukan ketika kita dirantau???(ECHY)








PEMBUNUH BERDARAH DINGIN BERNAMA IMPERIALISME
oleh : Ressy Salampessy

Seiring perkembangan zaman penaklukan suatu negara terhadap negara lain mengalami perubahan signifikan. Apabila di zaman dahulu penaklukan atau perluasan wilayah biasanya dilakukan dengan invasi militer secara besar-besaran sebagaimana "Alexander Yang Agung" yang mempunyai daerah kekuasaan dari Yunani, Mesir, Persia hingga mencapai India ataupun kekaisaran Romawi yang membangun suatu Imperium yang mengandalkan hegomoni terhadap bangsa lain yang hampir menguasai seluruh dataran benua biru, Afrika bagian utara hingga beberapa daerah di asia barat.

Imperialisme zaman dahulu lebih identik dengan gold, gospel dan glory. Di zaman sekarang, imperealisme mengalami suatu kamuflase yang lebih halus dalam membuat ekspansi dan eksploitasi terhadap negara lain agar menjadi sumber bahan mentah dan tempat penanaman modal sebagai kapital surplus. Negara maju atau lebih populer dikatakan negara-negara dunia pertama seperti Amerika yang menguasai Informasi dengan propaganda-propagandanya atau dengan status sebagai polisi dunia yang selalu membuat standar ganda yang dilarang digunakan oleh negara lain tetapi boleh oleh mereka sendiri(oleh Amerika). Inggris dengan kekuatan politiknya, dimana Inggris dikenal sebagai negara yang mempunyai bekas jajahan terbanyak didunia yang dikenal dengan negara-negara persemakmuran. Bahkan untuk menggambarkan kekuatan politiknya inggris dikenal adigium "Bendera Inggris selalu berkibar sepanjang masa dari terbit matahari hingga tenggelam matahari" dimana mulai dari australia-malaysia-hongkong-india dll daerah-daerah jajahan yang mempunyai dimensi waktu yang berbeda. sehingga inggris pula yang dipilih sebagai pusat waktu dunia atau GMT. Adapaun macan asia seperti Jepang yang mengusai teknologi dengan inovasi yang berbeda dengan negara-negara maju lain. seperti contoh perbedaan produksi mobil jepang, apabila mobil eropa atau amerika mahal maka mobil jepang murah. apabila mobil eropa atau amerika boros maka mobil jepang irit atau apabila mobil eropa atau amerika berat maka mobil jepang cenderung lebih ringan.

Permulaan lahirnya Imperialisme adalah negara-negara dunia pertama tersebut selalu memproduksi sesuatu namun inflasi menurun didalam negaranya sehingga berdampak pada pemborosan dan tidak maksimal memperoleh keuntungan. Oleh karena suatu lahir sistem yang merupakan wujud baru dari kapitalisme yaitu Imperialisme atau suatu sistem ekonomi mereduksi pola-pola lama pada era merkantilisme dimana yang kuat akan selalu memanfaatkan yang lemah. Imperialisme membuat negara-negara dunia pertama yang mempunyai kekuatan ekonomi, kultur, idielogi maupun agama mengekspansi dan mengeksploitasi dengan paksa sumber daya alam negara-negara dunia ketiga.

Bahkan dengan kekuatan ekonomi, negara-negara dunia ketiga mengalami suatu ketergantungan terhadap negara-negara dunia pertama. oleh karena itu, Negara dunia pertama menyadari akan bergaining position yang lemah dari negara-negara dunia ketiga sehingga dengan mudahnya mempengaruhi suatu regulasi dalam negara dunia ketiga untuk selalu memberikan jalan yang mudah bagi penghisap darah dalam menyedot semua kekayaan alamnya. sebagai contoh di Indonesia : pemerintah tidak berdaya dengan freeport yang merusak lingkungan papua, kasus minamata di teluk buyat (sulawesi uatara) yang lepas dari jeratan hukum atau pembagian blok cepu.

Dengan sistem Imperialisme seperti ini maka negara-negara dunia pertama memperoleh keuntungan yang berlipat ganda. keuntungan atas Sumber daya alam yang melimpah dan biaya buruh yang rendah dll. Memang suatu sistem kapitalis dasar seperti privatisasi, globalisasi maupun neo liberalisme menjadi momok menakutkan bagi negara yang secara ekonomi politik lemah. Namun sudah ada beberapa tokoh dunia seperti ahmadinejab, Fidel castro, evo morales maupun hugo chaves yang dengan lantang menolak kapitalisme maupun imperialisme.

Imperialisme menjadi senjata mematikan di zaman sekarang dimana untuk mengusai negara lain tidak harus secara fisik seperti perang AS vs IRAK yang banyak memakan korban atau kerugian akibat resiko perang, tapi dengan melumpuhkan secara perlahan dan membuat ketergantungan sehingga suatu negara akan mati perlahan dengan serangan penyakit kemiskinan. (echy



3 komentar:

ROe Salampessy mengatakan...

Keren abis tulisannya ..... jogja pung style

Chy mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Chy mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.